Durian Musang King Cocok di Ketinggian Berapa?

Kebun durian muda di lereng bukit saat pagi berkabut dengan jalur tanah di antara barisan pohon

Durian Musang King cocok di ketinggian berapa? Banyak petani yang kebingungan apakah kebunnya cocok untuk ditanam Durian Musang king.

Jawaban jujurnya, mdpl hanya salah satu faktor penunjang kesuksesan tanaman. Kebun yang “ideal” secara mdpl bisa tetap gagal kalau airnya tergenang. Kebun yang sedikit di luar angka MDPL ideal, bisa tetap bagus kalau drainasenya baik dan kemaraunya terkendali.

Di artikel ini kita akan mempelajari cara membaca angka ketinggian dengan benar, lalu menilai kebun sendiri sebelum memutuskan menanam Musang King.

Ketinggian itu hanya gambaran umum, bukan vonis

Durian Musang king (d197) adalah satu jenis durian unggul asal Malaysia. Sumber umum tentang durian menyatakan ketinggian ideal Durian ini adalah sekitar 300 sampai 800 mdpl, dan satu pedoman pemerintah Filipina menyebut durian Musang King ideal di angka 800 mdpl. [S1] [S2]

Angka itu menggambarkan batas tumbuh yang ideal bukan jaminan buahnya banyak dan bagus. Untuk Musang King sendiri, dalam penelusuran untuk artikel ini tidak ditemukan uji lapangan terbuka yang membandingkan hasil D197 di beberapa ketinggian.

Jadi dari mana angka ketinggian itu berasal?

Angka yang kita temukan sering berbeda-beda. Ada yang menulis “di bawah 700 mdpl”, ada yang menulis “1 sampai 500 mdpl”, ada juga yang menulis “0 sampai 800 mdpl”. Wajar kalau kita bingung.

Dari dua sumber yang dibaca langsung untuk artikel ini, gambarannya begini:

  • World Agroforestry (basis data pohon ICRAF) mencantumkan batas biofisik durian (Durio zibethinus) di ketinggian 300 sampai 800 m. Suhu rata-rata tahunannya sekitar 22 derajat Celsius dan curah hujannya 1.500 sampai 2.000 mm per tahun. Ini data untuk spesies durian, bukan untuk kultivar tertentu. [S1]
  • Panduan produksi durian dari Dinas Pertanian Filipina menyebut durian tumbuh paling baik di tanah dalam yang drainasenya baik. Tanaman ini juga terbatas di area di bawah 800 meter karena tidak tahan suhu rendah. [S2]

Artinya, 800 mdpl muncul sebagai batas atas dikarenakan faktor suhu.

Satu catatan lagi: angka ICRAF menyebut batas bawah nya adalah 300 m. Itu bukan berarti durian tidak bisa tumbuh di bawah 300 mdpl. Angka itu rentang yang tercatat ideal untuk Durian, dan bukan syarat mutlak.

Jadi meskipun lahan kita diluar angka 300 – 800 mdpl bukan berarti kita tidak bisa tanam Durian.

MDPL yang ideal tidak menjamin hasil panen

Ini yang sering tertukar. Pohon yang hidup dan tumbuh di suatu ketinggian yang ideal belum tentu berbuah lebat.

  • MDPL fungsinya menjawab pertanyaan: pohonnya bisa hidup dan tumbuh di sini atau tidak?
  • Produktivitas menjawab pertanyaan: pohonnya berbunga, buahnya jadi, dan hasilnya sepadan dengan biaya rawat atau tidak?

Angka mdpl dari sumber umum hanya menjawab pertanyaan pertama, dan itu pun tidak mutlak. Jawaban pertanyaan kedua datang dari kondisi kebun: tanah, air, musim kering, dan perawatan. Karena itu dua kebun di ketinggian yang sama bisa memberi hasil yang jauh berbeda.

Empat hal di kebun yang lebih menentukan daripada angka mdpl

1. Drainase dan genangan

Dari kedua sumber tadi, sama-sama menekankan tanah yang dalam dan berdrainase baik. Basis data ICRAF juga mencatat bahaya di tanah yang drainasenya buruk.

Busuk akar akibat jamur Phytophthora dan Pythium dapat terjadi di tanah yang drainasenya buruk. Untuk memulai kebun Durian, ini pertanyaan pertama yang perlu kita cek: apakah air hujan cepat turun, atau menggenang berjam-jam? [S1] [S2]

Saluran drainase di kebun durian muda setelah hujan deras, air mengalir keluar dari barisan tanaman
Ilustrasi 1 : saluran drainase memisahkan air hujan dari barisan tanaman.

2. Musim kering dan pembungaan

Menurut ICRAF, durian butuh hujan yang tersebar merata, tetapi masa yang relatif kering justru merangsang dan menyeragamkan pembungaan. Jadi kebun yang basah sepanjang tahun tanpa jeda kering bisa bermasalah di pembungaan, meski ketinggiannya sudah sesuai. [S1]

3. Air saat kemarau

Panduan Filipina menyarankan menyiram pohon sangat disarankan ketika kemarau. Bisa juga memberi mulsa, memakai jerami kering, daun, rumput potong, sabut kelapa, atau potongan batang pisang. Untuk mengurangi penguapan.

Jika sulit air saat kemarau, pertanyaannya bukan hanya ketinggian, tapi apakah ada sumber air yang bisa diandalkan. [S2]

4. Kedalaman tanah dan struktur tanah

Tanah yang dangkal atau padat membuat akar sulit berkembang dan air mudah menggenang. Kedua sumber menyebut tanah yang dalam dan berdrainase baik. Ini bisa kita lihat langsung dengan menggali satu lubang contoh di kebun. [S1] [S2]

Lubang contoh di tanah kebun memperlihatkan lapisan tanah atas gembur dan lapisan bawah lebih padat
Ilustrasi 2: lubang contoh untuk melihat kedalaman tanah gembur.

Cara menilai kebun yang sudah ada

Kita tidak perlu alat mahal. Beberapa pengecekan dibawah ini cukup untuk memberi gambaran awal.

  • Datangi kebun setelah hujan deras. Lihat apakah ada bagian yang menggenang lebih dari beberapa jam.
  • Gali satu lubang contoh. Perhatikan seberapa dalam tanah gembur sebelum bertemu lapisan keras atau lapisan yang basah terus.
  • Catat bulan-bulan paling kering di tempat kita, dan periksa apakah air untuk menyiram tersedia pada bulan-bulan itu.
  • Periksa kebun durian terdekat, apa yang tumbuh dan berbuah baik di sekitar kebun kita. Pengalaman tetangga di ketinggian yang sama bisa jadi pembanding yang berguna selain angka dari kejauhan.
  • Cek ketinggian kebun dengan aplikasi peta di ponsel. Hasilnya perkiraan, tapi cukup untuk membandingkan dengan angka tadi.
Tangan memegang ponsel dengan aplikasi peta untuk memperkirakan ketinggian kebun buah
Ilustrasi 3 ketinggian kebun cukup dicek perkiraannya lewat aplikasi peta di ponsel.

Bagaimana kalau kebun kita di luar angka umum

  • Kebun di dataran rendah dibawah angka 300 mdpl. Kita bisa fokus ke drainase. Bedengan atau guludan. Ini bisa membantu di lahan yang cenderung basah.
  • Kebun di sekitar 800 mdpl atau lebih: ini area diluar batas atas durian menurut sumber umum, jadi suhu malam yang dingin patut diwaspadai. Kalau mau mencoba, mulai dari beberapa pohon dulu, jangan langsung seluruh lahan.
  • Kebun yang basah sepanjang tahun: pikirkan dulu soal drainase dan jeda kering sebelum menanam, karena ini mempengaruhi pembungaan.

Mencoba sedikit dulu memang lebih lambat, tapi lebih aman kalau ternyata lahannya kurang cocok.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah Musang King pasti gagal di dataran rendah?

Tidak ada sumber yang menyatakan begitu. Yang perlu dicek adalah drainase dan jeda kering.

Apakah 800 mdpl itu batas pasti?

Tidak bisa kita sebut pasti. Angka itu sering dipakai, tapi tidak ditemukan dasar ujinya untuk Musang King. Pakai sebagai gambaran, lalu cek kondisi kebun sendiri.

Mana yang lebih penting, ketinggian atau drainase?

Untuk kebun yang sudah ada, drainase biasanya lebih mendesak untuk dicek, karena genangan bisa memicu busuk akar. Saran praktisnya: ketinggian tidak bisa diubah, sedangkan drainase masih bisa kita perbaiki.

Kalau sudah yakin, langkah berikutnya

Setelah penilaian kebun memberi gambaran positif, kita bisa lanjut ke pemilihan bibit dan jarak tanam. Pembahasan lengkapnya ada di Cara Budidaya Durian Musang King, dan gambaran umum durian ada di Panduan Lengkap Budidaya Durian. Setelah bibit ditanam, panduan merawat bibit tanaman buah membantu di bulan-bulan awal. Untuk memastikan bibit yang kita beli benar Musang King, baca ciri-ciri bibit Musang King yang asli.

Bagi yang sudah mantap menanam, kita bisa lihat Bibit Durian Musang King di Kartani. Sebelum memesan, ceritakan dulu kondisi kebun kita lewat WhatsApp Kartani supaya bisa dicocokkan.

Referensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *