Cara Menyesuaikan Dosis Pupuk NPK

Cara menyesuaikan dosis pupuk NPK: kebun durian muda berbaris rapi dengan lingkaran tanah di bawah tajuk

Cara menyesuaikan dosis pupuk NPK itu bagaimana? Banyak dari kita kesulitan memahami angka dosis yang tertulis di artikel atau yang dipakai tetangga kebun, lalu bingung waktu karung NPK yang kita beli ternyata angkanya lain.

Nah. Pada artikel ini kita akan mempelajari bagaimana menghitung dosis NPK. Kita akan pakai durian sebagai contoh penerapannya, karena dosisnya berubah mengikuti umur dan fase pohon. Angka dosis kita ambil dari rujukan Kementerian Pertanian, BPTP, dan jurnal.

Cara Memahami 3 Angka Dosis NPK

Pertama, angka seperti 15-15-15 di kemasan adalah kandungan hara dalam persen, berurutan: nitrogen (N), fosfat (P2O5), dan kalium (K2O). Artinya, 100 gram NPK 15-15-15 membawa sekitar 15 gram N, 15 gram P2O5, dan 15 gram K2O.

Jadi yang kita beri ke pohon sebenarnya hara, bukan berat karungnya. Dua karung dengan berat sama bisa membawa hara yang berbeda.

Karung NPK di samping pohon durian muda, tangan bersarung memegang butiran pupuk
Karung NPK di dekat pohon durian muda. Angka kandungan haranya kita baca di kemasan sebelum menakar.

Contohnya ada di pupuk bersubsidi untuk padi. Rumusnya pernah diubah dari 15-15-15 menjadi 15-10-12, dan kajian IPB menemukan perubahan itu justru membuat dosis NPK yang dianjurkan jadi lebih tinggi. Itu untuk kasus padi, bukan durian, tapi pelajarannya sama: rumus di karung ikut menentukan takaran.

Bayangkan seorang pemilik kebun durian yang biasa membeli NPK di satu toko. Suatu hari stoknya habis, dan ia pulang membawa NPK dengan rumus lain. Takarannya tetap ia pakai seperti biasa, tanpa melihat angka di karung. Padahal kandungan N, P, dan K-nya sudah berbeda. Maka dari itu kita perlu belajar menghitung ulanh dosisnya.

Dosis berpatokan pada Hara, bukan berat karung

Mari kita ambil contoh batas bawah anjuran BPTP Kalimantan Timur untuk pohon umur 3 sampai 4 tahun, yaitu 400 gram NPK 15:15:15 per pohon per tahun. Itu setara sekitar 60 gram N, 60 gram P2O5, dan 60 gram K2O.

Kalau karung kita berumus 15-10-12, 400 gram membawa 60 gram N, tetapi hanya 40 gram P2O5 dan 48 gram K2O. Jadi takaran yang sama berat belum tentu memberi hara yang sama. Nah disini kita perlu menyesuaikan dosis hara.

Dosis durian menurut umur pohon

BPTP Kalimantan Timur menganjurkan NPK 15:15:15 untuk durian yang belum berbuah, diberikan dua kali setahun. Pohon umur 1 tahun mendapat 40 sampai 80 gram per pohon per tahun, umur 2 tahun 150 sampai 300 gram, dan umur 3 sampai 4 tahun 400 sampai 600 gram. Pupuk organik, kompos, atau pupuk kandang diberikan setahun sekali di akhir musim hujan, minimal 15 sampai 20 kilogram per pohon.

Panduan Praktis Budidaya Durian dari Kementan memberi gambaran lain. NPK baru mulai dipakai di tahun ketiga, tiga kali setahun. Pemberian pertama bersama kompos 30 kilogram dan dolomit 300 gram, lalu NPK 100 gram, kemudian NPK 100 gram lagi setiap 4 bulan.

Dua pedoman itu tidak sama untuk pohon umur 3 tahun. Totalnya sekitar 300 gram NPK setahun di Panduan Praktis, sedangkan di BPTP 400 sampai 600 gram. Perbedaan seperti ini wajar, karena angka pedoman adalah kisaran awal, bukan harga mati.

Mulai tahun ke-4 sampai ke-10, Panduan Praktis tidak lagi memakai umur, tetapi lingkar batang yang diukur 50 cm dari permukaan tanah. Makin besar batangnya, makin besar dosisnya.

Bayangkan dua pohon durian seumur di satu kebun. Yang satu tajuknya jauh lebih lebar karena tumbuh di bagian tanah yang lebih subur. Kalau keduanya diberi takaran yang sama, pohon besar bisa kekurangan sementara pohon kecil kelebihan. Mengukur batang membantu pemilik kebun membedakan keduanya.

Fase tumbuh ikut mengubah kebutuhan

Umur saja belum cukup. Materi webinar budidaya durian di situs Ditjen Hortikultura menyebut rekomendasi pemupukan mempertimbangkan jenis tanaman, umur, fase pertumbuhan, gejala kekurangan hara, kesuburan tanah, kondisi lahan, iklim, jenis pupuk, dan biaya.

Di pohon yang sudah berbuah, hara yang ditekankan bergeser mengikuti fase. Setelah panen, pohon butuh nitrogen untuk tunas baru. Menjelang berbunga, fosfat lebih diutamakan. Saat buah membesar sampai matang, kalium yang naik.

Buku Lapang Budidaya Durian dari Kementan mengikuti pola itu. NPK dipadukan dengan SP-36 menjelang berbunga, sekitar 4 bulan setelah pemupukan pertama, lalu dengan KCl saat pembesaran buah.

Dosis pohon dewasa di buku itu dibagi per kelompok umur dan berbeda di tiap tahap. Karena itu kita buka langsung tabelnya, bukan menebak dari ingatan.

Bibit baru tanam: pelan dulu

Pada bibit yang baru ditanam, Panduan Praktis menyarankan kompos pertama diberikan 3 sampai 4 bulan setelah tanam, atau setelah bibit mengalami pertunasan minimal satu kali.

Materi webinar yang sama mencatat empat penyebab kematian tanaman di awal tanam: kurang air, pupuk kandang mentah, tanam terlalu dalam, dan pupuk berlebihan. Jadi di fase ini dosis rendah lebih aman daripada dosis tinggi.

Durian beda jenis, beda takaran

Penelitian Universitas Brawijaya pada durian lokal umur 3 tahun di Malang menguji NPK 16:16:16 pada tiga takaran: 90, 135, dan 180 gram per tanaman. Durian jingga paling baik tumbuh dengan 135 gram, sedangkan durian arab dengan 180 gram.

Jadi dua jenis durian dengan umur sama bisa punya takaran terbaik yang berbeda. Penelitian itu singkat dan mengukur pertumbuhan, bukan buah. Angkanya juga tidak otomatis berlaku untuk jenis lain seperti Musang King, yang belum punya uji serupa di rujukan yang kita pakai. Kalau kita menimbang tempat tanam untuk Musang King, baca juga Durian Musang King Cocok di Ketinggian Berapa?

Sudah mengikuti panduan kenapa hasilnya belum maksimal?

Kajian IPB menyimpulkan anjuran nasional masih banyak yang tidak cocok dengan kondisi lapangan, dan menyarankan anjuran yang spesifik lokasi. Kesimpulan nya, kondisi tanah tiap kebun tidak sama sehingga hasilnya juga tidak sama.

Langkah praktis menyesuaikan dosis di kebun

Pertama, baca rumus di karung, lalu hitung hara yang masuk seperti contoh di atas. Kedua, cari kisaran dosis untuk umur dan fase pohon kita dari rujukan resmi, bukan dari satu sumber saja.

Ketiga, kalau ragu, mulai dari batas bawah kisaran dan amati pucuk serta daun muda sebelum menambah. Keempat, tabur melingkar di sekeliling tajuk terluar, timbun, lalu siram kalau tidak turun hujan.

Pupuk NPK ditabur melingkar di sekeliling pohon durian muda
Pupuk ditabur melingkar di sekeliling tajuk terluar pohon durian.

Kelima, catat setiap pemupukan: tanggal, merek, rumus, dan takaran.

Pemilik kebun yang selalu mencatat pemupukannya di buku kecil. Ketika pucuk pohon tampak kurang segar, ia tidak menebak-nebak. Ia membuka catatan, melihat rumus dan takaran terakhir, lalu bisa bercerita jelas saat bertanya ke penyuluh.

Soal pH tanah dan kapur dolomit, kita bahas terpisah di artikel Pentingnya pH Tanah dalam Pertumbuhan Bibit Tanaman. Gambaran perawatan durian dari tanam sampai panen ada di Panduan Lengkap Budidaya Durian.

Siap menanam durian di kebun kita?

Kalau kebun kita masih di tahap memilih bibit, kita bisa mulai dari kategori Bibit Durian di Kartani. Pilihannya antara lain Musang King, D24, dan Montong. Bingung memilih jenis atau menentukan jadwal pemupukan sesudah tanam? Kita bisa konsultasi lewat WhatsApp.

Referensi

  1. Widyawati AT, Nurbani. 2017. Mini Review: Teknologi inovasi budidaya durian di Kalimantan Timur (BPTP Kalimantan Timur). Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 3(1): 132-137. https://smujo.id/psnmbi/article/download/1631/1569/1783
  2. Kementerian Pertanian. Panduan Praktis Budidaya Durian (bagian Pemupukan). https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/84f06d0c-438e-4a5f-947f-714c34be5ca9/content
  3. Kementerian Pertanian. 2021. Buku Lapang Budidaya Durian (pemupukan belum produksi dan produksi). https://ppid.pertanian.go.id/pemberitahuan_attachment/15/14811/Buku%20Lapang%20Durian%202021.pdf
  4. Rohman HF, Hariyono D, Ashari S. 2013. Pemupukan NPK pada tanaman durian (Durio zibethinus Murr.) lokal umur 3 tahun. Jurnal Produksi Tanaman 1(5): 422-426 (Universitas Brawijaya). https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/53
  5. Hartono A dkk. 2022. Evaluasi Dosis Pemupukan Rekomendasi Kementerian Pertanian untuk Tanaman Padi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 27(2). https://journal.ipb.ac.id/index.php/JIPI/article/view/39370
  6. Materi webinar Budidaya Durian (Teknovasi), Ditjen Hortikultura, 2021. https://data.hortikultura.pertanian.go.id/webi/uploads/webinarfile/2021/129/2._Pak_Jarot_Teknovasi_BUDIDAYA_DURIAN_rev.pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *